Monday, April 6, 2015

KARAKTERISTIK DAN TIPOLOGI LEMBAGA PONDOK PESANTREN


Moh.kamilus Zaman SPd.I

KARAKTERISTIK DAN TIPOLOGI LEMBAGA PONDOK PESANTREN

Pesantren adalah suatu lembaga pendidikan islam yang dikelola secara umum dan dilaksanakan dengan sistem asrama atau biasa disebut dengan pondok kemudian seorang  kyai sebagai pengasuh pondok serta masjid sebagai pusat lembaga pembelajaran. Lembaga pesantren mempunyai bentuk yang beragam sehingga tidak ada suatu standarisasi yang berlaku bagi semua pesantren. Namun demikian dalam proses pertumbuhan dan perkembangan pesantren tampak adanya pola umum, yang diambil dari makna peristilahanpesantrenitu sendiri yang akan menunjukkan suatu pola itu tersendiri.
Pondok pesantren awalnya merupakan lembaga pendidikan serta pengajaran agama islam yang diberikan dengan cara system pesantren itu sendiri, dan pastinya setiap pesantren memiliki  system pola pengajaran tersendiri. Dimana seorang kyai mengajar para santrinya berdasarkan kitab yang ditulis dengan menggunakan bahasa arab oleh para ulama’ besar. Dan seorang santri diwajibkan tinggal di asrama atau pesantren tersebut sehinnga para santri biasa menyebarkan ilmu yang mereka dapat dari pesantren ke masyarakat desa disekitar pesantren.
Pada perkembangan selanjutnya pondok pesantren telah berkembang maju dan merupakan lembaga gabungan antara system pondok dan pesantren, yang memberikan pendidikan dan pengajaran agama islam dengan system non klasikal, sedangkan  para santri adakalnya bermukim dipondok atau sebaliknya. Karakteristik lain yan ada pada pondok pesantren adalah sistem nilai dalam pesantren yang menjadi jiwa dan filsafat hidup serta orientasi pendidikan pesantren pada umumnya, seperti rasa keikhlasan, kesederhanaan, kemandirian, ukhwah islamiyah dan kebebasan.
Seiring dengan majunya perkembangan masyarakat maka pendidikan pesantren baik dalam hal tempat hingga substansi telah jauh mengalami sebuah perubahan. Pesantren yang awalnya sederhana akan bisa berubah menjadi pesantren yang sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan  zaman. Tipologi atau macam-macam pesantren ada 4 yaitu: (1) Pesantren salafi yaitu pesantren yang tetap mempertahankan metode pembelajarannya dengan menggunakan kitab-kitab klasik dan tanpa diberikan pengetahuan  umum. Penerapan pengajarannya sebagaimana lazimnya yakni menggunakan metode sorogan, yang mana santri belajar membaca kitab tanpa ada makna gantung dan harakat (pego). (2) Pesantren khalafi yaitu pesantren yang menerapkan system pengajaran klasikal juga pengetahuan umum dan juga ilmu ketrampilan.    
(3) Pesantren kilat yaitu pesantren yang bentuk pengajarannya dalam waktu singkat dan biasa dilaksanakan pada waktu libur sekolah atau waktu bulan ramadhan . Model dari pesantren kilat ini menjadikan santri trampil dalam beribadah dan kepemimpinan. (4) Pesantren terintegrasi adalah pesantren yang lebih menekankan pada pendidikan vocasional atau kejuruan sebagaimana menjadi balai latihan kerja di Departemen Tenaga Kerja dengan program yang terintegrasi. Yang mana santrinya mayoritas berasal dari kalangan anak yang putus sekolah atau para pencari kerja.
Perkembangan pesantren pada akhir-akhir ini telah menunjukkan bahwa beberapa pesantren ada yang tetap berjalan meneruskan tradisi yang telah diwarisi secara turun menurun tanpa perubahan yang berarti kecuali sekedar bertahan. Namun ada juga pesantren yang mencari jalan sendiri dengan harapan mendapatkan hasil yang lebih baik dalam waktu singkat.

Review:
Pada dasarnya lembaga pondok pesantren merupakan suatu lembaga islam yang dikelola secara konvesional dan dilaksanakan dengan system asrama. Pengertian pesantren barasal dari kata santri dengan imbuhan pe diawal kata dan akhiran an diakhir kata yang mempunyai makna tempat tinggal santri. Dalam pendapat lain pesantren berasal dari kata santri yaitu seseorang yang belajar agama Islam. Sehingga dengan demikian pesantren mempunyai arti tempat orang berkumpul untuk belajar agama Islam. Ada juga yang mengartikan pesantren adalah suatu lembaga pendidikan Islam Indonesia yang bersifat “tradisional” untuk mendalami ilmu tentang agama Islam dan mengamalkan sebagai pedoman hidup sehari-hari. Dalam makna luas pesantren adalah bangunan asrama yang ditempati oleh para santri atau para murid-murid untuk belajar mengaji. Sedangkan secara istilah pesantren adalah lembaga pendidikan Islam dimana para santri tinggal di pondok atau asrama dengan materi pengajaran kitab-kitab klasik dan kitab-kitab umum bertujuan untuk menguasai ilmu agama Islam secara detail serta mengamalkan sebagai pedoman hidup keseharian dengan menekankan penting moral dalam kehidupan bermasyarakat.
Macam-macam atau tipe pndok pesantren ada 4 yakni: Pesantren salafi yang mana pesantren ini dalam pembelajarannya menggunakan kitab klasik. Pesantren khalafi, pesantren ini selain dalam pembelajarannya menggunakan kitab klasik juga menggunakan pengetahuan umum dan ketrampilan. Pesantren kilat, pesantren kilat ini biasa dilaksanakn oleh para santri yang ingin belajar atau mengaji kitab kuning dalam waktu singkat, yakni ketika waktu bulan ramadhan atau ketika liburan sekolah. Pesantren terintegrasi, dengan arti pesantren yang menekankan pada kejuruan dan mayoritas santrinya adalah anak-anak yang putus sekolah dan pencari kerja.

Sumber Wacana: Marno & Supriyatno Triyo, 2008. Manajemen Dan kepemimpinan Pendidikan Islam. Bandung, PT Refika Aditama.  

No comments:

Post a Comment